Informasi Dunia Pendidikan
Tari  

Sejarah Tarian Bungo Jeumpa Berasal dari Aceh, Fungsi, dan Kostum

Tarian bungo jeumpa berasal dari Aceh. Kata bungong jeumpa di luar masyarakat Aceh memiliki makna sebagai tarian tradisional masyarakat serambi mekkah. Asal tarian bungo jeumpa diambil dari nama bunga cempaka, yang menjadi bunga wajib dan kesayangan masyarakat Aceh.

Karena bunga ini dinilai sangat indah, maka masyarakat pun menamai tarian tradisional kebanggannya dengan nama yang sama. Hal ini merujuk kepada penari, gerakan dan alunan lagu yang indah bak bunga cempaka. Berikut ini adalah ulasan singkat mengenai tarian tradisional ini.

Sejarah dan Asal Tarian Bungo Jeumpa

1.      Tarian Kerajaan

Dahulu, Aceh menjadi daerah yang memiliki pergantian kerajaan. Salah satu kerajaannya bernama Kerajaan Jeumpa. Konon, nama asal tarian bungo jeumpa awalnya diambil dari kerajaan ini. Kerajaan Jeumpa pernah berjaya dan dari sinilah awal mula tarian diciptakan.

2.      Sejak Abad ke-7

Tarian ini menurut sejarah sudah ada sejak abad ke-7. Tak hanya gerakannya saja, namun juga lagu atau syair yang dinyanyikan saat para penari melakukan tarian di atas pentas. Hingga kini, gerakan dan nyanyiannya masih sama dengan apa yang pernah ada sejak abad ke-7.

3.      Asal Nama Bunga

Bunga cempaka atau bungong jeumpa dipercaya oleh Kerajaan Jeumpa yang artinya bunga yang bisa membawa rezeki dan keberuntungan. Itu sebabnya, syair yang disampaikan oleh para penari juga mengandung doa-doa agar masyarakat Aceh senantiasa diberikan rezeki yang berlimpah.

Fungsi Tarian Bungong Jeumpa

1.      Keindahan

Tarian ini sangat khas meskipun agak kalah populer dengan tari serupa, yakni tari saman. Para penari akan menampilkan gerakan yang harmoni sehingga keindahannya tiada tara. Simbol ini menandakan bahwa budaya asal tarian bungo jeumpa dari zaman dahulu.

2.      Kecintaan Terhadap Bunga

Meski terdengar unik, namun tarian bungong jeumpa menggambarkan tentang bunga cempaka. Bunga yang satu ini menjadi lambang setiap rumah Aceh dari zaman dahulu. Itu sebabnya, nama tarian juga diambil dari bunga cempaka.

3.      Harapan Kepada Tuhan

Seringkali, manusia lupa dengan sang Pencipta. Itu sebabnya, tarian ini akan membangkitkan motivasi banyak orang untuk tetap mengingat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di sela lirik nyanyian, ada doa-doa yang terselip agar Tuhan senantiasa memberikan berkah rezeki yang baik.

4.      Mengenalkan Adat Aceh

Sambil menari, fungsi utama tarian tentu saja adalah mengenalkan adat Aceh. Adat aceh bisa dibilang cukup menarik karena satu-satunya daerah yang dijuluki serambi Mekkah dan dikategorikan istimewa. Pengenalan budaya melalui tarian ini adalah dengan mengenalkan lirik dan kostum.

Kostum Tarian Bungong Jeumpa

1.      Baju Batik

Pea penari bungong jeumpa akan mengenakan baju batik sebagai kostum utamanya. Batik yang dikenakan adalah motif asli dari tanah Aceh. Jika tidak berupa batik, maka penari akan mengenakan kostum berwarna terang yang memiliki ornamen di bagian lengan dan dadanya.

Penggunaan warna yang terang pada kostum mensyaratkan kegembiraan. Antara satu penari dengan penari lainnya bisa memiliki warna kostum yang berbeda. Tujuannya adalah menampilkan corak saat tarian ditunjukkan di atas pentas.

2.      Hijab

Sebagian besar dari para penari tarian bungong jeumpa adalah wanita. Itu sebabnya, para penari akan mengenakan hijab alias bahan yang menutupi bagian kepala. Hijab ini menandakan bahwa asal tarian bungo jeumpa adalah mengandung nilai Islami yang tinggi sesuai dengan sejarah asalnya.

Warna hijab biasanya adalah hitam. Tetapi, di bagian kepala para penari umumnya ditambahkan hiasan kepala sehingga saat menari bisa menampilkan kilapan yang menarik. Biasanya, hiasan akan melingkar di bagian depan kepala para penari.

3.      Konde

Meskipun para penari menggunakan hijab, di saat yang sama mereka pun mengenakan konde. Konde yang mereka pakai berukuran sedang dan dipakai di bagian dalam hijab. Konde menjadi tanda adat istiadat khas Indonesia yang tidak boleh ketinggalan saat menari bungong jeumpa.

4.      Kain Songket

Kostum bawahan yang dikenakan oleh para penari tarian bungong jeumpa adalah kain songket. Kain songket khas Aceh memiliki motif yang sangat menarik dan melambagkan ciri khas kerajaan Jeumpa zaman dahulu. Warna dasar songket adalah hitam dengan motif yang berwarna keemasan.

Gerakan Tarian Bungong Jeumpa

1.      Posisi Kaki Jinjit

Gerakan yang satu ini dilakukan dengan cara berdiri. Penari akan melakukan posisi jinjit, sementara kedua tangannya diangkat ke atas. 

Kaki penari akan menghentakkan lantai yang dilakukan sebanyak dua kali, baik ke kiri maupun ke kanan. Pengulangannya sebanyak empat kali dalam delapan hitungan.

2.      Badan Serong

Posisi badan serong juga masih dilakukan saat penari dalam posisi berdiri. Penari akan merapatkan kedua tangannya, lalu tangan diangkat ke atas. Posisi kaki kanan berada di depan, sementara kaki kiri tetap stabil. Saat tangan ditarik, kaki kanan mundur. Gerakan ini diulang 8×2.

3.      Tangan Lurus Ke Depan

Setelah itu, ada juga gerakan saat tangan harus diluruskan ke depan. Lalu, tatapan mata penari akan tertuju ke tangannya. Kedua tangan penari akan dibolak-balik ke kiri dan ke kanan. Gerakan kaki masih berada di tempat, namun diayun. Gerakannya adalah 8×4 hitungan.

4.      Memegang Bahu

Gerakan yang satu ini menjadi ciri khas dari tarian bungong jeumpa. Para penari akan memegang bahu dengan kedua tangan masing-masing. Kemudian, tubuh melakukan dorongan ke depan sementara tangan masih lurus. Gerakan kaki maju bergantian sebanyak 8×2 hitungan.

5.      Gerak Tangan di Bahu

Gerakan yang ini menjadi asal tarian bungong jeumpa banyak dikenal karena gerak dasar ini memiliki ciri khas bernuansa Aceh. Tangan kanan akan diposisikan di bagian bahu, sementara tangan kiri diletakkan di paha. Lalu, penari harus menepuk keduanya bersamaan dalam hitungan 4×8.

6.      Gerak Tangan di Siku

Gerakan tangan di siku dilakukan saat penari dalam posisi duduk. Penari akan memegang siku tangan kanan menggunakan tangan kiri, sementara posisi tangan kanannya berdiri. Penari akan menepuk sikunya sebanyak 2 kali dan dilakukan bergantian. Hitungannya adalah 2×8.

7.      Tepuk Lurus

Gerakan menepuk lurus ke depan ini dilakukan dengan kedua tangan. Menepuknya dilakukan lurus ke depan, tengah dan juga atas. Saat penari melakukan tepuk bagian atas, maka bagian badan perlu diangkat ke atas dan bergantian dengan posisi penari yang ada di sebelahnya.

8.      Gerakan Memegang Lantai

Formasi gerakan ini mengharuskan penari untuk memegang lantai. Posisi badan penari akan diserongkan baik ke kiri dan ke kanan, tepat saat mereka menepuk lantai. Posisi tangan juga harus lurus ke atas. Jumlah gerakan dilakukan 2×8.

Lagu Tarian Bungong Jeumpa

Lagu yang dibawakan saat menari tarian bungong jeumpa disebut dengan lagu berjudul Bungong Jeumpa. Lagu ini bisa dinyanyikan oleh salah satu penari atau semua penari saat gerakan tarian ditunjukkan.

Asal tarian bungo jeumpa memang cukup unik. Selain berasal dari kerajaan dengan nama serupa, jeumpa juga berasal dari bunga cempaka. Tarian ini sering dipentaskan untuk menyambut para tamu dalam mode formal baik di dalam maupun luar Aceh.

4.2 average based on 890 votes (Closed)

Leave a Reply

Your email address will not be published.