Informasi Dunia Pendidikan
Tari  

Mengupas Kadet Ialah Salah Satu Gerakan Tari Yang Artinya Adalah Gerakan Kepala

Kadet ialah salah satu gerakan tari yang artinya adalah menggerakkan kepala, serta menarik dagu. Tari merupakan salah satu kesenian yang dimiliki oleh masyarakat indonesia. Ragam tarian ini, berbeda-beda. Dalam sebuah tarian, arti gerakan kadet ini merupakan salah satu gerakan kepala dalam tarian.

Gerakan badan dalam sebuah tarian, memang menjadi unsur utama. Nantinya, gerak tersebut kan dikreasikan menjadi sebuah gerakan satu kesatuan sebuah tarian yang utuh. Selain gerak kadet ini masih banyak jenis gerakan lainnya yang digunakan.

Arti gerakan kadet

Mungkin bagi orang awam, gerakan tari ini masih menjadi istilah yang asing. Namun bagi para penari atau pecinta seni tari, istilah ini sudah banyak dipahami. Kadet menjadi salah satu gerak tari yang menciptakan keindahan dalam tari tersebut. Lalu apakah arti gerakan kadet ini?

Kadet ialah salah satu gerakan tari yang artinya adalah

1.     Pengertian Gerakan Kadet

      Bagaimana dengan gerak kadet? Gerak kadet dalam sebuah tarian, merupakan gerakan dasar yang hampir ditemukan pada tarian tradisional. Arti gerakan kadet adalah gerakan kepala yang kemudian diikuti dengan menarik dagu.

      Pada saat penari menampilkan tariannya, gerak kadet ini menunjukkan seolah-olah penari menarik dagunya. Gerak ini dibarengan dengan gerak kepala. Untuk bisa melakukan gerakan ini, penari harus melatih otot kepala dan leher.

      Cara melakukan gerakan ini yaitu mendorongkan dagu ke arah depan, kemudian ditarik kembali ke arah belakang. Meskipun terlihat sederhana, namun tidak semua orang bisa melakukannya dengan benar. Butuh teknik yang benar dan kelenturan otot leher.

2.     Pengertian Gerak Tari

      Tarian tanpa kesatuan yang utuh tidak akan tercipta menjadi keindahan. Kesatuan ini terdiri dari irama, gerak tari, dan penarinya. Sumber dari gagasan gerak dalam sebuah tarian kreasi, berasal dari adanya ragam gerak tari tradisional tersebut.

      Gerak tari ini memiliki unsur dan struktur yang jelas. Dikutip dari buku koreografi seni tari berkarakter, disebutkan bahwa gerak merupakan perpindahan tempat atau posisi dari satu posisi ke posisi yang lainnya.

      Dalam sebuah tarian, gerak akan selalu ada. Akan tetapi hal ini bukan berarti semua gerak termasuk bagian dalam tari. Tari merupakan sebuah bentuk gerak ritmis yang membentuk sebuah keindahan. Secara umum gerak tari dibagi menjadi dua macam.

  1. Gerak murni

      Pengertian dari gerak murni yaitu sebuah gerakan penari yang sifatnya tidak memiliki arti atau makna tertentu. Dalam hal ini, beberapa gerakan yang masuk dalam kategori gerak murni adalah sebagai berikut:

  • Gerakan tubuh yang melenggak-lenggok
  • Gerakan tangan merentang dan melenggang
  • Gerakan melangkah ke kanan, ke kiri, ke belakang, ke depan, atau berjalan ditempat.
  • Gerakan bermakna

      Kebalikan dari gerak murni, gerakan bermakna merupakan sebuah gerak tari yang memiliki makna atau arti. Selain itu gerak ini juga memiliki maksud tertentu, sehingga dinamakan dengan gerak bermakna. Contoh dari gerakan ini adalah sebagai berikut.

  • Gerakan memukul lawan
  • Gerakan menabur bunga
  • Gerakan merias wajah.

3.     Unsur-Unsur Dalam Tari

Seperti halnya gerak tari, untuk bisa menciptakan suatu perpaduan yang indah dalam tarian juga terdapat unsur-unsur tari. Keberadaan unsur ini penting sekali, sebab salah satu saja unsur tidak terpenuhi, maka tarian tidak tercipta kesatuan yang utuh.

  • Irama dalam tarian merupakan unsur wajib dalam sebuah seni tari. Irama digunakan untuk mengiringi gerakan ritmik sesuai alunannya.
  • Raga menjadi unsur wajib juga, dimana para penari menampilkan gerakan badan. Dalam gerakan tari, raga dapat berupa gerakan berdiri maupun duduk.
  • Rasa merupakan sebuah unsur tari yang tidak kalah penting. Tarian tersebut harus mampu menyampaikan perasaan atau pesan melalui gerak dan ekspresi para penari.

Gerak dasar tari

Menari bukan hanya asal menggerakan badan, apalagi untuk tari tradisional. Terdapat gerak dasar tari yang menjadi komposisi dalam sebuah tarian. Apa saja gerak dasar tari tersebut? Berikut adalah pembagiannya.

1.     Gerak Kepala

      Sesuai dengan namanya, gerak kepala berarti gerakan-gerakan dalam tari yang fokus pada gerak kepala. Dalam sebuah tarian, kepala merupakan salah satu anggota tubuh yang penting dalam tarian. Gerak kepala tersebut dibagi sebagai berikut.

  1. Kadet

      Arti gerak kadet yaitu gerakan kepala, dimana pada gerak tersebut diikuti dengan gerak menarik dagu. Praktinya adalah, dengan menarik dagu ke arah belakang lalu mendorongnya kembali ke arah depan.

  • Gedug

      Merupakan sebuah gerakan kepala dengan posisi tegak, kemudian kepala digerakkan ke samping kiri dan samping kanan. Hampir sama dengan kadet, gerakan ini membutuhkan koordinasi yang baik dengan otot leher.

  • Gedug angka delapan

      Gerakan ini merupakan gerakan kepala yang memfokuskan pada putaran dagu. Secara mudahnya gerakan ini seolah-olah sedang menulis angka 8 dengan menggunakan gerakan kepala. Pada bagian penutup gerak ini, diakhiri dengan gerak hedot.

2.     Gerak Tangan

      Sebuah tarian pasti memasukkan unsur gerak tangan pada gerakan tari. Keselarasan gerak tangan ini, juga memiliki peran yang penting dalam memberikan komposisi gerakan tari yang utuh. Contoh gerak tangan ini antara lain sebagai berikut.

  1. Tumpang tali

      Gerak tangan tumpeng tali, merupakan salah satu gerakan tari yang dilakukan dengan gerakan dua tangan yang saling disilangkan. Gerakan ini seperti halnya ketika sedang menyilangkan tangan pada umumnya.

  • Sembah

      Pada sebuah tarian, juga terdapat gerak tangan sembah. Gerakan ini dilakukan dengan menangkupkan kedua telapak tangan. Gerak ini memiliki makna untuk menunjukkan dan mengekspresikan rasa hormat

  • Lontang

      Pada tari tradisional, gerak lontang ini pasti tidak asing lagi. Gerak ini merupakan gerak klasik yang dapat ditemui hampir semua jenis tarian. Cara melakukan gerak ini yaitu dengan mengayunkan tangan kiri dan kanan bergantian.

  • Capang

      Gerakan tangan capang ini dilakukan dengan membengkokkan salah satu tangan. Sebagian besar tarian juga banyak menggunakan gerak capang tersebut.

3.     Gerak Kaki

      Untuk gerak kaki ini, hanya terdiri dari 3 gerakan dasar. Penari juga harus bisa menampilan keselarasan dan koordinasi yang baik antara kaki dan gerak tubuh yang lainnya. Gerak kaki ini, contohnya adalah sebagai berikut.

  1. Duduk deku

      Gerak kaki duduk deku ini dilakukan ketika penari dalam posisi duduk. Deku merupakan gerakan kaki, dimana kedua bagian kaki dilipat ke dalam. Gerak duduk deku ini banyak dijumpai pada tarian tradisional.

  • Sirig

      Gerak kaki sirig ini adalah gerak kaki yang cukup banyak digunakan dalam tari. Penari yang menampilkan gerak sirig, akan menggoyangkan kedua kaki secara bersamaan.

  • Mincid

      Gerak kaki dalam tarian selanjutnya adalah gerak mincid. Mincid dilakukan dengan menggabungkan tangan, kepala, dan kaki secara bersamaan. Gabungan gerak ini akan menciptakan komposisi yang pas untuk sebuah tarian.

  • Seser

      Gerak tari seser ini merupakan gerak kaki yang dijumpai pada gerak tari jaipong. Caranya adalah dengan bergantian mulai dari kaki kanan, dibawa menuju sisi kiri. Gerak ini membutuhkan latihan yang tekun

Tari tidak akan sempurna tanpa unsur dan gerak dasarnya., salah satunya adalah gerak kadet. Secara umum arti gerakan kadet adalah gerakan kepala dimana penari akan menarik dagu kedalam dan mendorongnya kembali ke luar.

3.8 average based on 789 votes (Closed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *